RESUME KULIAH
“APLIKASI KOMPUTER”
Diajukan untuk memenuhi
tugas mata kuliah
Aplikasi Komputer
Semester II
Disusun Oleh:
Jajang
Ahmad Faozan 1137060040

JURUSAN
AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS
SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa memberikan Rahmat
dan Ridho-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan resume kuliah
aplikasi komputer, ini dengan lancar.
Penyusunan resume ini, bertujuan untuk memenuhi tugas
mata kuliah Aplikasi Komputer Semester II Universitas Islam Negeri Sunan Gunung
Djati Bandung. Resume ini dibuat dalam
rangka memperdalam wawasan mengenai teori yang telah dipelajari semasa kuliah
sekaligus memperdalam wawasan sebagai Mahasiswa yang bergerak dalam bidang akademik.
Disadari,
bahwa penyusunan Resume ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, kritik
dan saran yang sifatnya membangun, demi peningkatan selanjutnya sangat
diharapkan.
Akhir kata, semoga penyusunan Resume ini dapat
bermanfaat, baik bagi penulis khususnya maupun bagi pembaca umumnya.
Bandung,
Mei 2014
Penulis
Daftar Isi
Daftar Gambar
RESUME KULIAH APLIKASI
KOMPUTER
Nama : Jajang
Ahmad Faozan
NIM : 1137060040
1. Microsoft Word
1.1
Dasar-dasar Penyuntingan
·
Backspace: Digunakan untuk menghapus
satu huruf ke bagian kiri.
·
Delete: Digunakan untuk menghapus
satu huruf ke bagian kanan.
·
Repeat (Ctrl+Y): Digunakan untuk
mengulangi perintah.
·
Undo (Ctrl+Z): Digunakan untuk
mengembalikan perintah
MEMINDAHKAN
ATAU MENEMPATKAN TITIK SISIP
Ø
Untuk menggeser kursor kepinggir hanya satu huruf.
Ø
Untuk menggeser kursor keatas dan kebawah
hanya satu huruf.
Ø
Untuk
memblok kursor ke samping kiri hanya satu kata.
Ø
Untuk
memblok kursor kesamping kanan hanya satu kata.
Ø
Untuk memblok kursor kebawah hanya 1
paragraf.
Ø
Untuk memblok kursor keatas hanya 1
paragraf.
Ø
Untuk menggeser kursor ke samping
kiri hanya 1 kalimat/jajar.
Ø
Untuk menggeser kursor ke samping
kanan hanya 1 kalimat/jajar.
Ø
Untuk menggeser kursor sampai batas
halaman bawah.
Ø
Untuk menggeser kursor sampai batas
halaman atas.
Ø
Untuk menggeser kursor 1 halaman kebawah.
Ø
Untuk menggeser kursor 1 halaman
keatas.
Ø
Untuk
menggeser kursor sampai batas halaman akhir.
Ø
Untuk memblok kesamping kiri hanya 1 huruf.
Ø
Untuk memblok kesamping kanan hanya 1 huruf.
Ø
Untuk memblok keatas hanya 1 kalimat namun
lebih sedikit.
Ø
Untuk memblok kebawah hanya 1 kalimat namun
lebih sedikit.
Ø
Untuk memblok kesamping kiri hanya 1 kalimat.
Ø
Untuk memblok kesamping kanan hanya 1 kalimat.
1.1.1 Numbering
Untuk
dapat menyisipkan nomor di setiap lembar atau halaman pada Microsoft Word 2007,
dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
·
Klik tab Insert
·
Klik icon Page Number
·
Tentukan posisi number
*
Format : Memodifikasikan format nomor halaman.
*
Number format : Memilih format nomor halaman.
*
Page numbering : Mengatur urutan nomor halaman.
§ Continue
from previous section : Penomoran halaman secara berurutan mulai dari awal
hingga akhir.
§ Start
At : Pengaturan nomor halaman awal
1.1.2 Membuat Header dan
Footer
·
Klik
di icon Header atau Footer.
![]() |
·
Klik
tanda panah ke bawah dan tentukan posisi Header
·
Isikan
catatan atas pada kolom Header dan catatan bawah pada kolom Footer.
·
Klik
Close
1.1.3 Membuat Caption
Pada Gambar
1. Insert gambar terlebih dahulu
![]() |
2. Kemudian pilih gambar yang dikehendaki
pada kotak dialog
![]() |
3. Klik gambar kemudian masukan caption
dengan cara klik References kemudian Insert Caption.
![]() |
4. Lalu akan muncul kotak dialog Caption.
Pilih Labelnya sesuai yang diinginkan, jika ingin membuat label sendiri (misal
Gambar, Tabel atau yang lainnya), maka tinggal klik tombol [New Label] dan
ketikkan label yang diinginkan, misal Gambar.
![]() |
5. Ketikkan nama gambarnya dan tentukan
posisinya (pilihannya Above selected Item dan Below selected Item). Lalu klik
[OK].
![]() |
6. Gambar yang dimasukkan tadi sudah
mempunyai Caption.
![]() |
1.1.4 Membuat Table of
Figures (Daftar Gambar)
1. Untuk memasukkan daftar gambar,
[References] > [Insert Table of Figures].
|
2. Pilih Gambar pada Caption Label. (label
gambar merupakan label yang telah dibuat dengan caption).
![]() |
3. Daftar gambar telah selesai dibuat.
![]() |
1.1.5 Membuat Drop Cap
1. Hal pertama yang dilakukan yaitu sorot
teks yang akan dibuat Drop Cap, kemudian klik Insert lalu pilih Drop Cap.
![]() |
2. Lalu pilih diantara pilihan Dropped dan
In Margin, dan jika perlu suntingan yang lain pilih opsi Drop Cap Options.
3. Teks telah selesai memakai Drop Cap.
![]() |
1.1.6 Membuat Table of
Contents (Daftar Isi)
1. Buka Laporan yang sudah kita buat.
Sediakan halaman kosong untuk menempatkan halaman Daftar Isi.
2. Sorot tulisan yang menjadi heading pada
Setiap halaman untuk di jadikan Judul Bab pada Halaman daftar Isi,
![]() |
3. Kemudian pada Toolbox pilih Heading 1 .
Heading 1 ini berfungsi untuk membuat Bab Utama pada Halaman Daftar Isi.
Sebaiknya di seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan menjadi Menu dan Sub
Bab pada Teks yang akan dibuat daftar
isinya.
![]() |
4. Kemudian pilih Sub Bab pada Masing –
masing Halaman yang mempunyai Sub Bab, dan pilih Heading 2.
![]() |
5. Setelah Memblok semua bagian yang akan
di jadikan Bab dan Sub Bab pada Daftar Isi , Maka selanjutnya pilih Menu bar
Pada References – pilih Table of Content
dan letakan pada halaman Daftar Isi.
![]() |
Klik pilihan Insert Table of
Contents
untuk
mengatur hal-hal berikut:
·
Tab leader, untuk membuat tab leader antara
teks dan nomor halaman, antara lain: garis putus-putus, titik-titik atau tidak
menggunakan tab leader.
·
Formats, untuk memilih format tampilan
daftar isi, seperti: template dokumen (sesuai dengan format yang kita buat),
atau format lain yang sudah disediakan oleh Microsoft Word seperti Classic,
Fancy dan sebagainya.
·
Show levels, ganti angka pada kotak di
sampingnya untuk menambah/mengurangi level heading yang akan ditampilkan dalam
daftar isi.
![]() |
6. Berikut tampilan daftar isi setelah kita
menggunakan fasilitas Table of Content.
1.1.7 Format Painter
Format Painter digunakan untuk menyalin
formatan yang telah dibuat sebelumnya. Formatting paragraf biasanya terdiri
dari spasi atau jarak antar baris dalam paragraf, jarak antar paragraf, jenis
dan ukuran huruf, indentasi, formatting tab, maupun formatting bullet and
numbering. Mengulang pengaturan formatting paragraf dengan cara biasa tidak
efisien dan efektif. Oleh karena itu, dapat windows menyediakan pilihan format
painter untuk mempermudah hal tersebut. Cara penggunaanya yaitu sebagai
berikut:
1. Simpan kursor pada paragraph yang akan
dicopy formatannya, lalu klik tombol menu Format Painter.
![]() |
2. Lalu klik di paragraf yang ingin
disamakan formatnya. Maka paragraf tersebut akan berubah formatnya mengikuti
format paragraf yang di-copy.
1.1.8 Page Break
Page Break merupakan salah satu pilihan
pada Microsoft Word yang berfungsi untuk memisahkan (breaking) halaman yang satu dengan halaman yang lain. Salah satu penggunaanya
ditujukan pada saat penomoran halaman pada penulisan karya ilmiah. Page Break
dapat mempermudah penulis agar pemberian nomor halaman pada karya ilmiahnya
dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Cara menggunakan page break yaitu
sebagai berikut:
1. Letakan kursor pada bagian paling bawah
halaman yang akan dipisahkan dengan halaman lainnya.
2. Lalu pilih menu Page Layout kemudian
Breaks.
3. Setelah itu pada menu Section Breaks
pilih Next Page.
![]() |
4. Pemisahan halaman telah selesai
dilakukan.
2.
Mail
Merge
Mail
Merge adalah suatu tools yang terdapat pada menu bar “Mailings” pada Microsoft
Word, dimana dapat kita manfaatkan untuk membuat database dokumen. Cara
menggunakan Mail Merge adalah sebagai berikut:
Buka
program Microsoft Word, kemudian ketik datanya untuk membuat surat, salah
satunya Surat Pemberitahuan seperti berikut:
Untuk penomoran pada
surat.sebelum membuat mail marge kita harus membuat database terlebih dahulu
menggunakan Mailings.
Ø Mailings
Klik mailings pada menu bar -> klik select
recipients-> klik Type New List (untuk mendata nama-nama)

Masukan
data yang kita perlukan misalnya Nama dan NIM, jika ada kolom yang tidak
terpakai maka klik DELETE. Caranya dengan mengklik Customize column. Lalu pilih delete disebelah kanan.

Jika ingin merubah nama kolom nya tinggal mengklik RENAME.

Selanjutnya masukan Nama dan NIM pada kolom. Klik
OK,

Maka database akan tersimpan,lalu klik SAVE.

Jika ingin melihat kembali data yang telah di simpan
Klik Mailings -> Klik Select Recipients ->
Klik use existing list. Maka akan muncul data yang telah tersimpan.

·
Untuk membuktikan banyak pada surat
Klik Mailings -> Klik Insert Merge Field (akan muncul Nama dan NIM) untuk
memperdetail nama dan nim nya -> Klik Preview Results (akan muncul nama dan
nimnya) -> Klik Record untuk memastikan. Jika ingin ngedit klik edit
recipient –sorot nama database-edit-coustom coloum-ok-yes.

3.
Formula
1.
Cara Menggunakan Formula
1. Pertama-tama kita perlu memahami cara
membaca kolom dan baris pada tabel untuk mempermudah menggunakan formula.
![]() |
|
B1
|
C1
|
||
A2
|
B2
|
C2
|
·
Setiap
kotak pada tabel akan menjadi sel seperti pada lembar kerja Excel, yang
merupakan gabungan dari baris (1,2, 3, dst) dan kolom (A, B, C, dst).
·
Untuk
kolom pertama (A) dan baris 1 disebut sel A1, kolom kedua (B) dan baris 2
disebut sel B2, dan seterusnya (lihat gambar).
2. Misalnya kita akan melakukan
penjumlahan.
3. Klik sel pada tabel yang ingin
ditempatkan hasil penjumlahan. Contoh di sini akan menjumlahkan jumlah barang
dikali harga barang dengan menggunakan fungsi “SUM”.
Nama Barang
|
Jumlah Barang
|
Harga
|
Total
|
Melon
|
3
|
7500
|
4. Lalu pada Table Tools pilih tab Layout, pada
group data, klik Formula.
![]() |
5. Microsoft Word akan memberikan formula:
·
=SUM(ABOVE)
bila sel yang dipilih berada di bawah kolom angka.
·
=SUM(LEFT)
bila sel yang dipilih berada di sebelah kanan baris angka.
6.
Setelah itu pada Formula isikan rumus sesuai dengan
cell yang akan dijumlahkan, dalam contoh ini =SUM(B2*F2), lalu klik OK
![]() |
7. Untuk mengatur format angka, pada Number
Format, ubah bentuk format yang diinginkan.
8. Tekan OK, bila sudah selesai.
2. Fungsi
Berikut ini
adalah beberapa fungsi yang dapat dipergunakan dalam Microsoft Word untuk
membuat perhitungan dalam tabel.
![]() |
Berbagai operator
matematika dan relasional berikut dapat digunakan dan dikombinasikan sesuai
keinginan.
![]() |
2.Microsoft Excel
2.1 Rumus Microsoft Excel dan Pembagian
Fungsinya
Rumus-rumus/formula di dalam MS Excel secara
garis besarnya dapat disimpulkan menjadi tiga, yaitu Rumus Matematis, Logika,
dan Statistik.
Tanda (=) sebagai syarat memasukkan rumus,
Formula adalah jenis rumus yang akan kita gunakan, dan tanda kurung adalah
tempat memasukkan data cell. Contoh : =SUM(D2:E2).
Berikut
pembagian formula dan fungsi-fungsinya.
2.1.1 Rumus Matematik
1) SUM
Rumus yang paling sering digunakan, karena
rumus ini berfungsi untuk menjumlahkan. Contoh : =SUM(D3*F3) dengan demikian
kolom yang ditempatkan rumus ini akan mengeluarkan nominal angka hasil perkalian
dari cell D3 dan F3.
![]() |
2) SUBTOTAL
Berfungsi untuk melakukan penotalan dalam
artian bukan sekedar jumlah atau SUM saja, tapi bisa juga untuk operasi
matematika yang lain seperti pengurangan, pembagian, perkalian, rata-rata
(prosentase) dan lain-lain. Contoh : =SUBTOTAL(FUNGSI;REFRENSI_1;REFRENSI_2)
maka akan terlihat seperti =SUBTOTAL(9;A5;A10). Dengan demikian, rumus ini akan
menampilkan hasil total dari penjumlahan (karena kode 9 dikenal sebagai fungsi
SUM dalam Formula SUBTOTAL) dari cell A5 dan A10. Jika refrensi atau tempat
pengambilan data lebih dari dua, perlu tanda titik koma (;) sebelum menuliskan
refrensi lain.
2.1.2 Rumus Statistik
1) Average
Rumus
ini berfungsi untuk menampilkan nilai rata-rata. Contoh : =AVERAGE(D3:D13).
Setelah itu akan muncul nilai rata-rata dari kolom D3 sampai D13. Biasanya
rumus ini digunakan untuk menarik nilai rata-rata hasil belajar siswa yang
nantinya akan ditulis di dalam laporan belajar atau raport.
![]() |
2) Count
Menghitung
banyaknya data argumen. Untuk rumus ini biasnya disinkronisasikan dengan
Logical test. Contoh =COUNT(value1;value2)
3) Max
Dengan
rumus ini kita dapat mengetahui jumlah nilai tertinggi/maksimal dalam suatu kumpulan
cell. Contoh =MAX(D3:F3), maka akan menunjukan nilai tertinggi dari sel D3
sampai F3.
![]() |
4) Min
Sedangkan
rumus MIN adalah kebalikan dari rumus MAX tadi.
![]() |
2.1.3 Rumus Logika
1) IF
Berfungsi
untuk memberikan hasil benar jika penjelasan logikanya memang benar, dan
memberi nilai salah jika tidak sesuai dengan logical testnya. Contoh : =IF(F3>=80,"A",IF(F3>=70,"B",IF(F3>=60,"C",IF(F3>=50,"D",IF(F3<50,"E"))))).
![]() |
Dalam kasus ini, nilai mutu akan memperoleh
A apabila nilai komulatif diantara 80-100, akan memperoleh B apabila nilai
komulatif diantara 70-80, akan memperoleh C apabila nilai komulatif diantara
60-70, akan memperoleh D apabila nilai komulatif diantara 50-60, dan akan
memperoleh E apabila nilai komulatif kurang dari 50.
2) OR
Menghasilkan
nilai benar (true) jika salah satu argumen atau logical test benar. Contoh pada
kasus disini yaitu untuk mengikuti tes seleksi dilihat dari segi pendidikannya:
![]() |
Maka
rumus yang digunakan adalah =IF(OR(D2="SMU/SMK";D2="D1");"Tes
Tahap 1";"Gagal") dan hasilnya akan tampak pada gambar diatas.
3) AND
Menghasilkan
nilai benar (true) jika semua argumen benar. Contoh : =AND(logika1,logika2)
Ketiga
fungsi logika ini dapat kita gabungkan untuk memberi hasil analisa yang sesuai
dengan apa yang dikehendaki.
4) Left, Mid dan Right
• Fungsi Left
Digunakan
untuk mengambil bagian dari suatu kata/ kalimat dalahm sebuah seldari posisi
kiri sebanyak n huruf.
• Fungsi Mid
Digunakan
untuk mengambil bagian dari suatu kata/ kalimat dalahm sebuah sel dari posisi
tengah sebanyak n huruf.
• Fungsi Right
Digunakan
untuk mengambil bagian dari suatu kata/ kalimat dalahm sebuah seldari posisi
kiri sebanyak n huruf.
Sintaks
: “=LEFT(sel,n)” kiri
“=MID(sel,m,n)” tengah
“=RIGHT(sel,n)” kanan
Contoh:
a. Untuk no 1 pada nama Azmi Rozabi dalam
pengambilan nama depan maka ketik rumus: =LEFT(C2;4) sedangkan nama belakangnya
rumus: =RIGHT(C2;6)
b. Untuk no 2 dengan nama Ade Rahmat
Nurhidayat, karena ia memiliki nama tengah yaitu gunakan rumus: =MID(C3;5;6)
c. Sehingga dalam hal ini kata kunci dari
pengambilan nama yaitu left, mid dan right dengan menambahkan alamat sel dengan
jumlah huruf yang akan kita ambil.
![]() |
2.2 Hlookup Vlookup
2.2.1 VLOOKUP
Fungsi Vlookup digunakan untuk mencari nilai berdasarkan pembacaan pada
tabel referensi yang ditentukan
berdasarkan no kolom (data tersusun secara vertikal).
Bentuk Penulisan
=VLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Kolom_Tabel_Rujukan;Rangelookup)

2.2.2 HLOOKUP
Fungsi Hlookup digunakan untuk mencari nilai berdasarkan pembacaan pada
tabel referensi yang ditentukan berdasarkan no baris (data tersusun secara
horizontal).
Bentuk
Penulisan
=HLOOKUP(Kriteria;Tabel_Rujukan;No_Baris_Tabel_Rujukan;Rangelookup)
2.3 Pivot Tabel
Pivot
Table adalah fitur pada Excel yang
memudahkan untuk melihat ringkasan data berupa tabel interaktif, padat
informasi dan dapat dilengkapi dengan chart. Hasil analisa dari
PivotTable biasanya menjadi dasar laporan manajemen.
Adapun
cara membuat pivot table yaitu membuka contoh sheet transaksi
Kemudian Pilih range dataA1:F43680. Atau juga dapat menempatkan kursor pada salah satu
cell yang berisi data dan kemudian menekan tombol CTRL + SHIFT + *.Pada ribbon,
klik tabInsert dan pilih menu PivotTable | Insert PivotTable.
Kemudian
akan muncul dialog, pilih New Worksheet, klik tombol OK.
Suatu kotak PivotTable (PivotTable Box) akan muncul
pada sheet baru. Pada kotak tersebut terdapat panel daftar field (PivotTable
Field List) pada posisi sebelah kanan worksheet. Adapun Gambar di
bawah ini memperlihatkan tampilan PivotTable dengan enam heading field
yang berasal dari range data yang di pilih sebelumnya.
Pada bagian bawah panel terdapat empat kotak area yang bisa
masukkan field-field yang terdapat pada field list. Adapun Fungsi dari
keempat kotak tersebut adalah sebagai berikut:
1. Report Filter : pada kotak ini field akan
digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable.
2. Column Labels : isi data dari field akan
ditempatkan pada bagian kolom sesuai urutan.
3. Row Labels : isi data dari field akan
ditempatkan pada bagian baris sesuai urutan.
4. Values : nilai field yang terdapat pada kotak ini akan
ditampilkan sebagai perhitungan summary dari count, sum,
average, dan lain-lain.
Kemudian disusun
penempatan kombinasi field sebagai berikut:
1.
Field nama_kategori ditempatkan pada kotak
Column Labels.
2.
Field nama_cabang ditempatkan pada kotak
Row Labels.
3.
Field jumlah_unit ditempatkan pada kotak
Values.
Perhatikan pada saat ditempatkan
di kotak Values, nama field jumlah_unit akan berubah menjadi Sum of jumlah_unit. Ini menunjukkan
bahwa field adalahmenggunakan tipe perhitungan sum (penjumlahan)
dari fieldjumlah_unit.
Hasil
pengaturan di atas pada area PivotTable akan terlihat seperti gambar berikut:
Dari
gambar tersebut kita dapat melihat dengan mudah laporan dari tiap kategori
produk pada tiap cabang.
Adapun
untuk menambahkan kembali field yaitu dengan menambahkan kembali field jumlah
unit ke kotak value. Maka akan muncul field baru dengan nama sum of jumlah unit2.
Field baru
ini memiliki hasil yang sama dengan field sebelumnya. Tentunya bukan ini
yang kita inginkan.
Maka kembali ke area Values, klik tombol panah bawah
pada fieldSum of jumlah_unit2. Pilih menuValue Field Settings.
Kemudian pada dialog yang muncul rubah Sum
menjadi Count. Perhatikan nama field akan berubah menjadi Count
of jumlah_unit2.
Kemudian klik tombol OK.Pada area PivotTable,
didapatkan dua summary yang berbeda, yaitu:
1. nilai total unit penjualan (sum).
2. jumlah transaksi (count).
Adapun
contoh tugas dari pivot table, yaitu:
![]() |
![]() |
3.Microsoft Visio
3.1 Mengenal microsoft
visio
Microsoft
visio merupakan produk dari Microsoft, seperti halnya microsoft office dan yang
lainnya. Dengan Microsoft visio kita akan mudah membuat flowchart, peta dan
lainnya. Pada Microsoft visio dapat digunakan untuk membuat flowchart, yaitu
membuat lngkah-langkah kerja berdasarkan gambar. Gambaran ini dinyatakan dengan
simbol. Setiap simbol menggambarkan proses tertentu, selain itu antar proses
digambarkan dengan garis penghubung. Flowchart dapat dibedakan menjadi tiga
kategori yaitu flow chart dokumen, flow chart program, dan flowchart sistem.
Adapun
kaidah-kaidah umum pembuatan flowchart yaitu secara garis besar setiap
pengolahan selalau terdiri dari 3 tangan, yaitu:
a. Input (bahan mentah)
b. Proses
c. Output
Selain itu,
terdapat isi dari flowchart, yaitu:
a.
Start,
yaitu untuk memulai membuat flowchart
b.
Read,
yaitu membaca data yang akan di olah
c.
Proses,
yaitu berisi instruksi untuk membuat langkah-langkah pengolahan data
d.
Write,
yaitu berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output
e.
Output,
yaitu mengakhiri kegiatan pengolahan.
3.2 Simbol pada
microsoft visio
Simbol dalam flowchart-input,
digunakan untuk melambangkan kegiatan penerimaan input. Dalam simbol ini, kita
dapat menuliskan input. yang diperlukan pada suatu waktu secara satu per satu
maupun secara keseluruhan. Biasanya input yang dimasukkan pada suatu waktu
dituliskan bersamaan secara keseluruhan dengan tujuan efisiensi ruang.
![]() |
||
|
|
Simbol
dalam flowchart-output, digunakan untuk melambangkan kegiatan pengeluaran
output. Dalam output terdapat simbol percabangan, digunakan untuk melamb angkan
percabangan, yaitu pemeriksaan terhadap suatu kondisi. Dalam simbol ini kita
menuliskan keadaan yang harus dipenuhi. Adapun hasil dari perbandingan yaitu ya
atau tidak.
3.3 Langkah-langkah membuat flowchart
Adapun
langkah-langkah untuk membuat flowchart, yaitu:
a. Buka Microsoft visio yang sudah diinstal
b. Buat project baru dengan memilih
terlebih dahulu kategori yang akan kita gunakan.
![]() |
c. Untuk membuat flowchart pilih flowchart
dan klik create
![]() |
d. Maka kita akan melihat tampilan awal
flowchart
![]() |
e. Kemudian buat langkah-langkah seperti
contoh yang telah dibuat di bawah ini:
![]() |
4.Goggle Mail
Email
adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan computer bias
menggunakan internet
atau sebatas internet. Alamat email
memiliki lokasi tertentu di Internet yang dapat ditemukan oleh server lain dan
jaringan cukup mudah. Ada beberapa komponen utama alamat email dan dijadikan
standar di seluruh jaringan internet.
Bagian
pertama dari sebuah alamat email adalah username. Bagian ke dua dari semua
alamat email adalah simbol “@”, umumnya dikenal sebagai “at” simbol. Simbol ini adalah apa yang
memisahkan bagian pertama dari alamat email yang disebut username dari bagian
ketiga dari email yang disebut nama host atau domain. Nama host
mengidentifikasi komputer server tertentu. Selain nama host, ada juga tiga
huruf akhiran yang mengidentifikasi organisasi yang mengoperasikan server.
Misalnya: .Edu untuk institusi pendidikan seperti perguruan tinggi atau universitas.
Sebuah ekstensi com. Singkatan komersial, yang berarti entitas komersial,
ekstensi org singkatan organisasi, dan lain-lain.
Adapun
kegunaan email yaitu dapat menghubungkan kita dengan siapa saja yang terhubung
di internet di seluruh dunia dengan biaya pulsa lokal. Data yang dikirim secara
elektronik sehingga sampai tujuan dengan cepat. Selain itu, email juga dapat
mengirim kepada lebih dari satu orang atau lebih, serta dapat memudahkan dalam
komunikasi.
4.1 Lankah-langkah membuat email
Terdapat beberapa langkah untuk
pembuatan email, yaitu:
a. Masukkan alamat gmail.com, maka akan
timbul gambar untuk log in
![]() |
b. Klik buat akun (yang di tunjukan oleh
panah)
c. Kita akan masuk ke halaman pengisian
data, maka kita harus mengisi pendaftaran sesuai data pribadi.
![]() |
1. Nama: isi dengan nama depan dan nama
belakang
2. Pilih nama pengguna: isikan alamat email
yang kita inginkan
3. Buat sandi: isi dengan password yang
kita inginkan
4. Konfirmasi sandi: masukkan ulang
password
5. Tanggal lahir: isi sesuai tanggal lahir
kita
6. Gender: oilih jenis kelamin
7. Ponsel: isikan dengan nomor telepon
8. Alamat email saat ini: masukan alamat
email saat lain, bias juga dikosongi
9. Lokasi: isi dengan lokasi Negara tempat
tinggal
10. Centang dua persyaratan dari google
tersebut
11. Klik tombol LANGKAH BERIKUTNYA.
d.
Setelah
mengisi formulir pendaftaran, maka kita akan dibawa ke halaman verifikasi akun,
klik lanjutkan
![]() |
e. Kita akan diberi kode verifikasi yang
dikirim oleh google secara otomatis ke nomor telepon yang sudah diisikan tadi.
Kemudian kita masukkan angka verifikasi ke dalam kotak yang tersedia. Jika
sudah, maka klik verifikasi.
![]() |
f. Kita akan dibawa ke halaman profil,
langkah selanjutnya adalah menambahkan foto profil. Jika sudah langkah
selanjutnya.
![]() |
g. Apabila semua langkah sudah dilakukan
dengan benar, maka aka nada ucapan sambutan dari google. Klik lanjutkan.
![]() |
h. Setelah semuanya selesai, maka kita akan
masuk kehalaman muka gmail. Goggle akan langsung memberikan 4 pesan ke inbox
email kita.
![]() |
Dalam email kita juga dapat membuat
label dan filter yang bertujuan untuk mengelompokkan email yang masuk
berdasarkan label dan filter. Untuk membuat label di Gmail ada beberapa langkah,diantaranya :
1.
Klik menu
setting,lalu klik setting

2.
Klik menu Label

3.
Klik create new
label yang berada dibagian bawah

Setelah diklik new label,maka akan muncul tampilan seperti ini :

4.
Tulis
“facebook” pada kolom nama

5.
Klik create
MEMBUAT FILTER EMAIL DARI FACEBOOK
1.
Klik menu
setting,lalu klik setting

2.
Klik menu
filter

3.
Klik create new
filter

Setelah diklik maka akan muncul tampilan seperti ini :

4.
Masukan
‘facebook’ pada kolom from

5.
Klik create
filter with this search yang ada pada bagian bawah,maka akan muncul tampilan
seperti ini :

6.
Ubah Choose
label menjadi ‘Facebook’ yang ada pada menu Apply the label

7.
Centang kolom
Apply matching conversation dan Klik create filter
5.Membuat
blog
Perludicatat, ketika ingin membuat blog di Blogger, maka
email yang harusdigunakanadalah Gmail, tidakboleh Yahoo Mail ataupun email dari
Microsoft.
5.1 langkah membuat
blog
1. Hal pertama yang harus persiapkan
tentunya adalah Email dari Google, atau kita sering menyingkatnya Gmail.
Setelah menyiapkan Akun Gmail yang akan dipakai untuk Membuat Blog, maka langkah selanjutnya tentu saja kita harus mengun jungi situs untuk membuat blog tersebut.
buka http://www.blogger.com, atau Wordpress dan Mywapblog.
Setelah menyiapkan Akun Gmail yang akan dipakai untuk Membuat Blog, maka langkah selanjutnya tentu saja kita harus mengun jungi situs untuk membuat blog tersebut.
buka http://www.blogger.com, atau Wordpress dan Mywapblog.
2.
Maka kita akan disuguhkan halaman depan seperti ini.
- Setelah masuk pada halaman utama
(home) Blogger, klik tombol New Blog atau Blog Baru yang ada di sebelah pojok
kanan atas layar monitor.
- Nanti akan muncul Pop Up
seperti gambar dibawah ini.
- Isi Title dengan Judul
Blog dan Address dengan Alamat Blog. Pastikan saat
memilih Nama Blog, muncul Simbol Check berwarna biru di sebelah kanan,jika
muncul tanda atau Simbol Pentung berwarna merah itu artinya nama Blog yang
dipilih sudah digunakan orang lain.
- Langkah akhir tinggal klik Buat
Blog atau Create blog




























































